Friday, July 20, 2007

Grogol-Cawang Sepi


Bus Sekolah Grogol-Cawang Sepi Penumpang


TEMPO Interaktif, Jakarta: Hari pertama dioperasikannya bus sekolah di Jakarta tak direspon para pelajar. Sejumlah pelajar mengaku belum tahu bus khusus pelajar SMP dan SMA itu telah dioperasikan.
Dari pantauan Tempo, dari 5 unit bus sekolah rute Grogol-Cawang yang beroperasi pukul 05.30-07.00, masing-masing hanya dinaiki 6 pelajar. Bahkan bus sekolah yang beroperasi pada pukul 11.00 dari Grogol (RS Sumber Waras) terlihat kosong.

''Saya tidak tahu trayeknya,''kata Ismu Andriyani, 16 tahun, murid kelas I sekolah Aliyah siang tadi. Temannya, Firman, 16 tahun, meminta agar ditambah jalur. ''Tidak ada yang lewat Cengkareng,''katanya.
[more]

more...

Ayo menyumbang

Pengusaha Diminta Menyumbang Bus

Jakarta, Kompas - Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso meminta para pengusaha untuk turut menyumbang pengadaan bus sekolah. Jumlah bus sekolah yang dioperasikan saat ini masih tidak sebanding dengan jumlah murid yang menjadi pengguna. Permintaan Sutiyoso itu disampaikan saat meresmikan peluncuran bus sekolah, Kamis (19/7) di SMAN 48, Pinang Ranti, Jakarta Timur.

Menurut Sutiyoso, pengembangan sarana pendukung belajar merupakan tanggung jawab pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, para pengusaha, terutama bidang perbankan, yang memiliki sumber daya finansial lebih banyak diharapkan mau mengambil bagian dalam pengembangan itu.

Bus sekolah yang dioperasikan saat ini hanya 30 unit dan empat unit lainnya disimpan sebagai cadangan. Jumlah bus berkapasitas 40 orang itu sangat kurang karena harus melayani 125 SMP dan 95 SMA, negeri dan swasta.

Bus sekolah akan melayani empat rute utama, yaitu Lapangan Banteng-Kemayoran, Tanjung Priok-Pulo Gadung, Kampung Melayu-Taman Mini, dan Pasar Minggu-Blok M; serta dua rute penghubung, Cawang-Plumpang dan Grogol-Cawang.

Bus sekolah hanya akan melayani siswa yang memiliki kartu identitas khusus pada pukul 05.30-07.00, 11.00-13.00, dan 15.00-18.00. Siswa yang tidak memiliki kartu identitas khusus, guru, dan masyarakat umum tidak diperbolehkan menumpang bus itu.

Untuk memastikan identitas penumpang, bus sekolah hanya akan berhenti di 93 halte khusus dan di dalamnya juga terdapat seorang pengawas. Pengawas itu juga bertugas mencegah terjadinya tawuran di dalam bus.

"Pemerintah sudah mengalokasikan 21 persen APBD untuk sektor pendidikan, sesuai dengan Undang-Undang Sisdiknas. Masyarakat dan dunia usaha juga harus berpartisipasi dalam mendukung pendidikan, termasuk turut menyumbang bus bagi para siswa," kata Sutiyoso.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono mengatakan bus sekolah itu dioperasikan secara gratis karena pemerintah sudah menyiapkan subsidi Rp 5,5 miliar. Subsidi itu akan dimasukkan ke program tahun jamak agar tidak terhenti pada saat transisi APBD.

Bus sekolah, kata Pristono, juga akan melayani siswa dari permukiman langsung ke sekolah agar waktu tempuhnya singkat. Pengoperasian bus dilakukan karena banyak siswa yang sering tidak diangkut oleh angkutan umum karena mereka membayar lebih sedikit. Selain itu, transportasi sering jadi kendala bagi siswa miskin yang akan sekolah. (ECA)

more...

Thursday, July 19, 2007

Mulai dioperasikan


34 Bus Sekolah Gratis Dioperasikan


JAKARTA (Suara Karya): Para pelajar SMP dan SMA di DKI Jakarta, mulai Kamis (19/7) ini, dapat menikmati layanan bus sekolah gratis yang disediakan Dinas Perhubungan DKI. Sebanyak 34 armada siap dioperasikan. Namun, setiap hari hanya 30 armada yang akan beroperasi, 4 buah lainnya sebagai cadangan.

Peresmian bus sekolah akan dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso di halaman gedung SMA Negeri 48, Kelurahan Pinang Rati, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur.
[more]

more...

Wednesday, July 18, 2007

Segera diresmikan


Pelajar Jakarta Segera Nikmati Bus Sekolah

JAKARTA—MIOL: Pelajar sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP) dan sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) di DKI Jakarta akan segera menikmati layanan bus sekolah yang mulai dioperasikan secara resmi pada Kamis (19/7).
"Besok kita akan lakukan acara peresmian pengoperasian bus sekolah oleh Gubernur DKI Jakarta bertempat di SMU Negeri 48 Jakarta," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Nurachman di Balai Kota Jakarta, Rabu (18/7).

Ia memaparkan semua kesiapan, baik petugas maupun unit bus sekolah yang berjumlah 34 unit tersebut telah mencapai titik yang diharapkan.
"Untuk mencegah kemungkinan perkelahian antarpelajar, akan ada pengawas di setiap bus dan juga pelajar yang akan menggunakan layanan itu harus memiliki kartu tanda pengenal," paparnya.
[more]

more...

Nikmati Bus Sekolah

foto.detik.com

Pelajar DKI Nikmati Bus Sekolah

Jakarta (ANTARA News) - Pelajar sekolah menengah pertama dan sekolah menengah lanjutan atas di DKI Jakarta akan segera menikmati layanan bus sekolah yang mulai dioperasikan secara resmi pada Kamis (19/7).
"Besok kita akan lakukan acara peresmian pengoperasian bus sekolah oleh Gubernur DKI Jakarta bertempat di SMA Negeri 48 Jakarta," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Nurachman di Balaikota Jakarta, Rabu.

Ia memaparkan semua kesiapan, baik petugas maupun unit bus sekolah yang berjumlah 34 unit, telah mencapai titik yang diharapkan.
"Untuk mencegah kemungkinan perkelahian antarpelajar, akan ada pengawas di setiap bus dan juga pelajar yang akan menggunakan layanan itu harus memiliki kartu tanda pengenal," paparnya
[more]

more...

Bus Sekolah yang ku tunggu... ku tunggu..



Ini kabar yang benar-benar menggembirakan. Setelah 40 tahun hanya berupa lagu karya Koes Bersaudara, pada 19 Juli besok 34 buah bus sekolah akan mulai dioperasikan. Bus sekolah berwarna kuning seperti di Amerika ini disediakan bagi para murid SMP dan SMA. Fasilitas ini sepenuhnya dibiayai oleh Pemerintah Provinsi Jakarta, para siswa penumpang tidak dipungut biaya apapun. Dinas Perhubungan akan mengeluarkan kartu ID khusus bagi para siswa.

Ada empat rute utama:
1. Kemayoran-Lapangan Banteng - lima bus dan delapan halte (jl. Dr Sutomo dekat Pasar Baru; jl. Angkasa dekat Pospol; jl. Yos Sudarso dekat jl. Plumpang)
2. Pulo Gadung-Tanjung Priok - lima bus dan sembilan halte.
3. Taman Mini-Kampung Melayu - lima bus dan 13 halte. Transfer rute tiga dengan rute penghubung satu berada di halte BKN di jl. Mayjen Sutoyo dan di halte Perumnas di jl Mayjen DI Pandjaitan depan Halim Perdanakusumah.
4. Pasar Minggu-Blok M - lima bus dan delapan halte. Titik transfer dengan rute penghubung sat di Halte Jamsostek jl. Gatot Subroto.

Dua rute penghubung yang bersinggungan dengan halte-halte di ke-empat rute utama itu:

[p1] Cawang - Grogol melalui Jalan Kyai Tapa-Letjen S Parman-Gatot Subroto-MT Haryono-Mayjen DI Pandjaitan-Mayjen Sutoyo kembali melewati MT Haryono-Jalan Gatot Subroto-S Parman dan Kyai Tapa.
[p2] Cawang - Plumpang melalui Jalan Mayjen DI Pandjaitan-Jend Ahmad Yani-Yos Sudarso (berputar di putaran Plumpang)-Jl Yos Sudarso-Jl Jend Ahmad Yani-Mayjen DI Pandjaitan-Mayjen Sutoyo (berputar menuju Yos Sudarso).

Jam operasi bus sekolah tidak sepanjang hari, melainkan pada jam-jam keberangkatan dan kepulangan siswa: jam 05:00-07:00; 10:00-13:00; dan 16:00-18:00.
Kapasitas bus: 23 duduk dan 16 berdiri, dilengkapi AC, dan berbahanbakar biodiesel.

Ini berarti akan dimulainya kultur baru bagi setiap keluarga yang memiliki anak siswa SMP dan SMA. Seperti biasa, panduan, sosialisasi dan uji cobanya tidak terasa oleh masyarakat. Dan kegagapan, trial and error, dipastikan akan terjadi lagi yang sedikit banyak akan mempengaruhi hidup jutaan manusia Jakarta.

Selamat datang dan terimakasih bus sekolah. Mari kita jaga dan pelihara agar berjalan sesuai dengan tujuan dan fungsinya.

more...

Monday, July 2, 2007

Masyarakat diminta ikut mengawasi

BeritaJakarta.com Seluruh elemen masyarakat ibu kota diminta untuk ikut mengawasi pengoperasian bus sekolah yang akan diluncurkan pada 25 Juli 2007 mendatang.

“Kita hanya sebagai user (pengguna-red). Anak-anak sekolah sudah tidak sabar untuk segera menikmati bus sekolah,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Menengah dan Tinggi DKI Jakarta Margani M Mustar kepada wartawan, Senin (2/7).

Margani mengatakan, pihaknya telah menyosialisasikan bus sekolah kepada seluruh siswa. “Saat ini trayeknya masih terbatas karena sifatnya masih uji coba,” katanya.

Saat ditanya bagimana bentuk pengawasan dari Dikmenti agar bus sekolah tersebut tidak dicorat-coret pelajar dan menjadi ajang tawuran antarpelajar. Margani menyatakan, pihaknya terus memberikan penyuluhan kepada siswa agar bus sekolah tersebut dijadikan salah satu sarana untuk memperlancar proses belajar mengajar di ibu kota.

“Kita (Dikmenti-red) dan Dinas Perhubungan selalu melakukan koordinasi untuk pengawasan di lapangan. Tapi pengawasan yang paling efektif adalah oleh siswa dan masyarakat,” imbuhnya.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan mengoperasikan 34 bus sekolah sebagai upaya untuk membantu kelancaran proses belajar mengajar siswa.

Nurachman menjelaskan, operasional bus sekolah itu hampir sama dengan busway, yaitu dilaksanakan oleh swasta. Operator yang akan mengatur operasional bus, pengemudi, serta segala yang terkait dalam pengoperasiannya.

“Awak bus menjadi tanggung jawab operator, baik gaji, operasional, perawatan bus, dan bahan bakar minyak. Tapi anggarannya dialokasikan dari APBD DKI.” ungkap Nurachman.

Sarana dan prasana penunjang bus sekolah, kata dia, saat ini telah tersedia, termasuk armada bus dan rute trayeknya.

Bus sekolah berwarna kuning itu mempunyai kapasitas 23 tempat duduk dan ditata berhadapan. Ada 16 gelang sebagai pegangan bagi siswa yang berdiri.

"Bus tersebut akan mengantar dan menjemput pelajar SMP dan SMA di lima kawasan pemukiman. Bus beroperasi dalam tiga sesi yaitu pukul 05.00-07.00 WIB, 10.00-13.00, dan pukul 16.00-18.00," tutur pria lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.

Adapun rute bus sekolah tersebut meliputi Sunter Kemayoran, Tanjung Priok, Ancol Pademangan, Grogol, Pulogadung, Taman Mini, Cakung, Lapangan Banteng, Pramuka, Salemba, CSW Kebayoran, Klender, Kampung Melayu, serta Harmoni, dan Kalideres.

Secara terpisah, Ketua Komisi D DPRD DKI Sayogo Hendrosubroto mengatakan, dewan sangat mendukung pengoperasian bus sekolah. Tapi Sayogo menyarankan agar Pemprov benar-benar memperhatikan kesiapan dan kedewasaan siswa dalam memanfaatkan bus sekolah itu.

"Rasa memiliki siswa terhadap bus sekolah itu harus ditumbuhkan dan pemprov juga harus mengantisipasi adanya kemungkinan tawuran antarsiswa dalam perjalanan bus sekolah tersebut," tegasnya.

Politisi senior dari PDI Perjuangan itu menambahkan, kalau nanti uji coba bus-bus sekolah tersebut dinilai berhasil, maka perlu diadakan penambahan bus untuk melayani zona selanjutnya.

more...